Minggu, 29 September 2013

September Giveaway by Sirys Creation

Suka kuis? Mau hadiah keren?  Yuk, cek infonya di sini

Hallo semua,,,,,,
bulan ini kita mulai bergiveaway ria yah hehehe. September ini akan banyak hadiah untuk kamu dan salah satu hadiahnya berasal dari penulis berbakat Mitha Juniar yang minggu lalu baru saja lahiran 2 Novel hahaha.....
Hayooo... mungkin kamu salah satu yang menjadi pemenang, buruan deh ikuti caranya sebagai berikut :


  • Like our fanpage Siryscreation, Mitha Juniar dan Gaya Pria.
  • Follow our twitter @siryscreation, @Juniarmitha dan @GayaPriaShop.
  • Follow our blog Sirys creation dan Mitha Juniar.
  • Share foto info giveaway dibawah ini dengan cerita dalam 1 paragraf ketika kamu merasa Tuhan sangat sayang.
  • Akan ada point tambahan jika kamu share dan info giveaway ini di facebook, twitter atau blog.
  • Tulis di komentar blog dibawah ini tanda kamu mengikuti september giveaway dan beri Nama, Alamat email, akun facebook dan twitter.
  • Pemenang akan mendapatkan total hadiah 2 Novel terbaru, DekaRose Necklace, produk keren dari @GayaPriaShop dan cerita pemenang akan ikut dibukukan.
  • Giveaway ini berlangsung tanggal 17 September - 30 September 2013 dan pengumuman pemenang pada tanggal 1 Oktober 2013.
Gimana? seru bangetkan??? ayooo ikutan segera dan dapatkan hadiahnya. Good Luck



Selasa, 13 Agustus 2013

Kenapa Menulis?


Karena suka. Merangkai kata-kata, kemudian dibaca dan mendapat apresiasi dari pembaca adalah kebahagiaan tersendiri. Yah, walau menulis kadang membuat saya tersiksa. Gambaran di benak sudah ada, tapi ketika menatap layar notebook, tangan siap beraksi malah ‘blank’ menghantui.

Menulis itu keren. Penulis bukan seorang penghayal. Ingat! Bukan sekadar menghayal, tetapi berimajinasi. Menuangkan ide, berkreasi, menciptakan. Sama seperti seni.

Agar dikenal. Bukan ingin sok eksis, terkenal, atau apa. Saya bukan anak gaul yang punya banyak teman. Dan, lewat tulisan, setidaknya membuktikan bahwa saya pernah ada.

Ingin memberi manfaat lewat aksara. Tujuan penulis menghasilkan sebuah karya memang beragam. Berdasarkan pengalaman membaca, ada karya yang menginspirasi, memberi pemahaman dan pencerahan, ada pula yang bersifat menghibur. Ya, minimal karya saya bisa dinikmati dan menghibur.

Jumat, 19 Juli 2013

My Lovely Beetle

Judul : My Lovely Beetle (Lima Metamorfosa, Satu Hati Penuh Cinta)
Penulis: Kamiluddin Azis
Penerbit : Plot Point
ISBN : 9786029481396
Rp. 48.000,-

Sinopsis :
Diputusin dan dibuat tersesat di tengah hutan, sudah cukup membuat Yuki memasukkan nama Abimanyu ke dalam daftar hitam di hidupnya. Namun, siapa sangka ulah Abimayu ini membuat Yuki, Vey, Indri, Nola, dan Nadia bertemu dengan cowok yang punya nama sama dengan pemain bola dari Brazil, Kaka.

Nama boleh mirip dengan Kaka si pemain bola, tapi urusan hobi mereka beda. Kaka versi Yuki and cs ini mereka temui di tengah sawah, dan hobinya mengoleksi kumbang. Unik dan menarik! Nggak heran kalau Yuki dan empat sahabatnya ini siap bersaing memperebutkan hati Kaka dengan menjadikan kumbang sebagai taruhan cinta.

Ini kali pertama persahabatan mereka berubah menjadi persaingan. Ini kali pertama kelima cewek itu terpikat dengan satu cowok yang sama. Kehadiran Kaka membuat metamorfosis persahabatan kelima cewek ini tak sesempurna metamorfosis kumbang koleksinya.

Ini kisah mereka. Kisah persahabatan dan cinta yang dipertemukan di tengah alam bebas. Juga tentang kegalauan Yuki di tengah-tengah dua kumbang jantan dalam hidupnya.

Kisah renyah tentang cinta dan persahabatan Ɣªήğ akan membuatmu senyum-senyum sendiri saking asyiknya.

Dapatkan novelnya di Toko Buku Gramedia dan Togamas di kotamu, Online bookstore
langgananmu, atau bisa order langsung ke penulisnya.
sms aja 083829021076


***

 Sebuah novel teenlit dengan pengemasan yang rapi, unik dan menarik. Kenapa unik? Karena novel satu ini tak hanya membahas tentang kehidupan asmara para remaja, tapi ada pengetahuan, petualangan, persahabatan, banyolan, serta persaingan yang sehat.

Dari novel ini, pembaca bisa mendapat banyak pengetahuan tentang beragam spesies kumbang. Tentang keberadaan mereka yang rupanya memilki peranan penting terhadap keseimbangan ekosistem alam.

Mengangkat sisi lain dari kehidupan remaja yang sering dipandang sebagai makhluk labil. Bagaimana seorang Raka yang begitu peduli dengan alam dan lingkungan sekitar. Geng cewek-cewek cantik yang memilih untuk menjadi anggota klub pecinta alam ketimbang cheerleaders.

Penggunakan gaya bahasa yang ringan, khas remaja, membuat pembaca dengan mudah menangkap hal-hal menarik dari kisah 5 cewek metropolitan yang tergabung dalam klub pecinta alam di sekolahnya. Yang terdiri atas: Yuki sebagai ketua regu, Vey, Indri, Nola dan juga Nadia dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka.

Setting yang detail, membimbing pembaca untuk turut membayangkan keadaan di sana. Sawah bapak Kaka yang rusak karena ulah 5 sekawan itu, jalanan terjal yang dilalui mereka saat tersesat di hutan, kisah naas Abi dan Farid yang kepergok warga keliaran malam-malam di kampung mereka dan dikira mau mencuri kambing, dan masih banyak lagi kejutan-kejutan lainnya.

Yang pasti, ada banyak kisah lucu yang disuguhkan dalam novel ini. Penasaran? Yuk diserbu di toko buku atau bisa pesan langsung dengan penulisnya.

Selamat berburu kumbang. ^_^


Minggu, 16 Juni 2013

Review Novel "Ya, Gue Cemburu!"




Ya, Gue Cemburu!

Sebuah novel yang mengisahkan tentang lika-liku dunia remaja. Tentang persahabatan, pedekate, patah hati, perselingkuhan, pengkhianatan cinta, yang dibalut dengan kekonyolan ala abege.

Dita dan Radit. Tokoh utama yang paling ditonjolkan dalam novel ini. Dua anak manusia ini, punya kisah cinta masing-masing.

Dita, si cewek jago masak, naksir berat dengan seorang cowok bernama Reza. Sedang Radit, lagi sibuk-sibuknya pedekate sama Eva, cewek cantik plus modis.

Namun sayang, kehidupan asmara nggak seindah yang mereka kira. Orang yang begitu mereka cintai, rupanya sama-sama memiliki rahasia.

Novel YGC dikemas dengan gaya yang santai, sederhana tapi ‘ngena’ hingga tak perlu membuat pembaca mengernyitkan kening bahkan sampai membuka kamus.

Diselipkan pula beberapa resep kue dan masakan hingga membuat novel satu ini menjadi unik. Beda dengan yang lain.

Recommended untuk siapapun yang bosan dengan kisah romance yang mengharu-biru dan menguras emosi serta air mata. Dan bersiap untuk ketawa-ketiwi akibat kejenakan penulis dalam mengolah alur kisah para tokoh.

Kamis, 16 Mei 2013

Lomba Menulis Cerpen DL 3 Juni 2013

Selamat siang sahabat cerpen,alhamdulillah kali ini saya admin Kishi ingin berbagisedikit kesenangan. Kali ini aku ingin mengadakan lomba menulis cerpen. Untuk syaratnya bisa di simak ya! :
  1. Lomba terbuka untuk umum, mulai tanggal 3 Mei 2013 s.d 3 Juni 2013 (pukul 23:59 WIB).
  2. Membagikan info lomba ini ke minimal 25 teman di jejaring sosial facebook, twitter atau posting di blog pribadi (pilih salah satu).
  3. Jangan lupa untuk tag ke akun saya juga ya! https://www.facebook.com/kishi.putri?ref=tn_tnmn
  4. Tema lomba: “CERMIN” .
  5. Naskah dalam bentuk Word dengan format file Ms Word 2003, kertas ukuran A4, font TNR 12pt, spasi 1.5,margin rata-rata 3 cm (1,18 inci) untuk setiap sisi dan dengan panjang cerita minimal 8 - 10 halaman.
  6. Naskah merupakan karya asli penulis dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku.
  7. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim 1 naskah terbaiknya, lengkap dengan biodata narasi, maksimal 30 kata.
  8. Naskah yang telah memenuhi ketentuan di atas, dikirim ke email: kishiaprilia@gmail.com (berupa attachmant, bukan di badan email),  dengan subyek email: CERMIN_JUDUL NASKAH_NAMA PENULIS dan nama file sesuai dengan nama penulis.

Untuk hadiah :

PEMENANG PERTAMA : Pulsa sebesar Rp. 50.000
PEMENANG KEDUA     : Pulsa sebesar Rp. 20.000
PEMENANG KETIGA    : Pulsa sebesar Rp. 10.000

Ayok menulis lagi! :)

http://kishiaprilia.blogspot.com/2013/04/lomba-menulis-cerpen.html


Jumat, 03 Mei 2013

Solusi, ada pada Diri

Semangat pasang surut. Hmm, lagu lama. Adakalanya aku begitu bersemangat, ada saatnya pula aku terpuruk. Adakah orang mengetahui perkara itu? Tidak ada. Hanya Dia Yang MahaTahu.

Aku sering memotivasi, menasehati dan menyulut semangat orang lain, hingga ada yang menyangka kalau orang yang penuh dengan semangat di usia muda. Padahal, tidak juga.

Senang bila ada yang terpacu karena omonganku yang sok bijak. Sedih bila mendengar orang lain mengeluh karena terkurung dalam penjara 'takut gagal'. Hei, kawan. Aku juga butuh penyemangat, jadi jangan keluhkan sesuatu secara berlebihan. Aku takut tertular. Kalau ingin menularkan sesuatu, cukup hal-hal yang berdampak positif saja.

Bukan. Bukan maksudku tak mau mendengarkan. Karena kurasa, kalian bisa mencari solusi itu sendiri. Persoalan kalian, bukan tentang hubungan diri sendiri dengan orang lain, tapi pergulatan dengan diri sendiri.

Aku tak suka curhat. Aku lebih suka diam, menyendiri, dan mencari solusi hidupku sendiri. Yang kadang membuat kepala ini mendadak pusing.

Dan lagi. Kucoba merefresh otak dengan menulis cerita, dan menuangkan kegalauanku di situ. Cukup membantu.

Untuk siapa pun, ayolah. Jangan hanya bisa mengeluh dan mengeluh. Tulis saja kisah-kisah menyedihkan kalian dalam sebuah karya. Rangkai dengan kata-kata yang santai namun mengena di hati. Belajar untuk mencari solusi sendiri agar orang lain yang bernasip sama dengan kalian, dan secara tak sengaja membaca tulisan kalian, bisa turut bangkit.

Yuk, luweskan jemari. Ungkap kisah-kisah misteri yang terselebung dan mengendap dalam memori, agar bisa menjadi pembelaajaran di kemudian hari.


Sumber gambar ada di sini


Salah


Detak  jarum jam terus bergulir, tak kan bisa dihentikan, diulang, atau bahkan diubah. Tak peduli pada manusia-manusia yang berjalan di tempat atau pada mereka yang telanjur salah mengambil sikap. Terus dan terus saja berputar, meski keluhan demi keluhan acapkali menjurus padanya.

“Andai aku bisa mengulang waktu dan mengubah segala apa yang terjadi kemarin. Tentu pikiranku tak kan serumit ini.” Felia mengembuskan napas panjang. Ada lirik sesal yang bergelayut manja dalam otaknya.

Kemarin, saat berpapasan di laboratorium sekolah. Felia menghalangi langkah Ken. Ken sontak terkejut dan menatap aneh gadis lancang itu. Alis tebalnya saling bertaut namun bibirnya masih terkatup.

“Aku menyukaimu,”

Hening beberapa detik,

“Lalu? Apa peduliku?” tanya Ken, datar. Ia seolah tak cukup peduli dengan apa yang baru saja di dengar.

“Begitukah jawaban yang kudapat? Aku menyukaimu, sungguh. Kau … kau juga menyukaiku, bukan? 

Kalau tidak, mana mungkin kau mengirim puisi cinta ke ponselku?” Felia mengarahkan ponselnya ke wajah 

Ken. Di situ, memang tertera jelas bahwa si pengirim mengaku sebagai Ken.

“Dan kau dengan bodohnya percaya. Itu bukan nomorku.” tegas Ken.

“Eh?”                           

“Benar.  Sini, biar kutunjukkan siapa pelakunya.”

Ken meraih ponsel Felia, memijit tombol-tombol tertentu dan terakhir menekan tombol hijau. Matanya mulai menyapu pemandangan sekitar.

"Yap, ketemu."

Ken mengisyaratkan Felia untuk mengalihkan pandangan ke pojok kiri lapangan. Seorang pemuda dengan pakaian lusuh dan bertopi hitam pudar, tengah memandangi layar poselnya, sementara lengan kirinya mengapit sapu ijuk.

“Dia … dia pelakunya.” tuding Ken, mantap.

“Tidak mungkin. Ini mustahil.” elak Felia. Menggeleng cepat.

Ken menggamit bahu Felia. Menatapnya lekat-lekat. Dan melempar senyum iba namun sarat pesona.

“Dengar. Bukan maksudku mengabaikan rasamu. Tapi sungguh, aku tak pernah mengirim pesan sekonyol itu. Dan tentang perasaanmu padaku, percayalah, itu hanya buih. Yang sewaktu-waktu dapat melenyap. Tanda sisa, tanpa arti. Paham?” Ken menggeser Felia dari hadapannya agar menepi.

Kemudian melanjutkan langkahnya menuju perpustakaan. Gadis itu merasa tertohok. Ciut. Malu bukan main.

“Apa ini? Aku, aku ditolak? Memalukan,” desisnya. Ia merasa malu, merasa rendah diri. Hancur nian hatinya kala itu. Ia tak menyangka kalau kejadiannya akan seperti ini.

Felia menelepon ulang nomor tadi, namun dengan kartu SIM lain. Ingin coba memastikan sekali lagi, apakah benar Bayu si anak penjaga sekolah yang sudah mempermainkannya.

“Halo?” sapa pemuda di pinggir lapangan.

 Deg.

Napasnya kembali terasa sesak. Percuma memungkiri kenyataan ini. Sebab semua telah terbukti.
Ken. Kenapa bisa aku begitu meyakini bahwa kau yang mengirim pesan itu? Kita sudah jelas beda kasta. Kau keturunan bangsawan, aku hanya rakyat jelata. Kau seseorang yang dipuja-puja, sementara aku dari kaum pemuja. Kau ibarat berlian. Meski berada di antara butir-butir debu, sinarmu kan tetap terpancar. Dan orang-orang akan dengan mudah mengenalimu. Ya, itulah dirimu. Yang selalu menjadi pusat perhatian banyak orang. Lain halnya denganku, aku hanyalah debu. Yang akan dengan mudahnya diinjak, ditiup, dan terasingkan. Ratapnya, getir.

-End-